Minggu, 09 Desember 2018

author photo
Apa itu Komunikasi Data dan Keamanan Komputer?

Pengertian Komunikasi Data.

Komunikasi data adalah proses pengiriman informasi diantara dua media atau lebih menggunakan kode biner melewati saluran transmisi dan peralatan penghubung. Adapun tujuan dari komunikasi data adalah sebagai berikut:

  • Memungkinkan pengiriman data dalam jumlah besar efisien, tanpa kesalahan dan ekomis dari suatu tempat ke tempat yang lain.
  • Memungkinkan penggunaan sistem komputer dan peralatan pendukung dari jarak jauh.
  • Memungkinkan penggunaan komputer secara terpusat maupun secara tersebar sehingga mendukung manajemen dalam hal kontrol.
  • Mempermudah kemungkinan pengelolaan dan pengaturan data yang ada dalam berbagai macam sistem komputer.
  • Mengurangi waktu untuk pengelolaan data.
  • Mendapatkan data langsung dari sumbernya.
  • Mempercepat penyebarluasan informasi.

Transmisi Komunikasi Data.

Transmisi data merupakan proses untuk melakukan pengiriman data dari salah satu sumber data ke penerima data menggunakan komputer / media elektronik. Sebelum menggunakan transmisi data (pengiriman data), maka salah satu faktor yang penting untuk diperhatikan adalah konfigurasi jalur transmisi data.


Konfigurasi jalur komunikasi adalah cara meng-hubungkan perangkat perangkat yang akan melakukan komunikasi, dapat dibedakan menjadi dua, yaitu:

  • Titik-ke-titik (point-to-point) menghubungkan secara khusus dua piranti yang hendak berkomunikasi. Konfigurasi ini banyak ditemukan pada transmisi paralel, misalnya komunikasi antara dua komputer secara paralel untuk melakukan penyalinan file-file data, walaupun transmisi serial dimungkinkan pula apabila jarak antara dua piranti jauh.
  • Multi-titik (multipoint) menyatakan hubungan yang memungkinkan sebuah jalur digunakan oleh banyak piranti yang berkomunikasi. Sebagai contoh adalah konfigurasi pada jaringan bertopologi bus, dimana satu saluran data (backbone) terhubung ke beberapa komputer.

Jalur transmisi adalah bagaimana suatu alat dapat mengirimkan informasi dengan peralatan lainnya. Jalur transmisi ini terbagi atas tiga, yaitu:

  • Unicast adalah kontak informasi yang terjadi antar suatu alat dengan satu alat lainnya. Contohnya adalah penggunaan telepon. Ketika satu telepon menghubungi telepon lainnya, maka yang dapat berkomunikasi adalah dua telepon tersebut.
  • Multicast adalah proses komunikasi yang terjadi antar satu alat dengan alat lainnya. Dimana masing-masing alat yang terhubung dapat berkomunikasi dengan alat yang menghubunginya. Contohnya adalah server yang ada pada internet. Dimana server tersebut melayani beberapa komputer yang menghubunginya, dan komputer yang dihubungi dapat memberikan respon balik kepada server itu tadi.
  • Broadcast Adalah proses pengiriman informasi dari satu alat ke alat-alat lainnya. Alat yang menerima informasi tidak dapat (atau tidak perlu) memberikan respon balik terhadap sang pengirim tentang informasi yang diterimanya. Contohnya adalah stasiun pemancar televisi atau pengiriman email melalui mailing list.

Perangkat Keras Komunikasi Data.

Pada sistem komunikasi data dibutuhkan beberapa perangkat keras guna mendukung proses transmisi data. Perangkat perangkat tersebut pada prinsipnya merupkan pengirim, sistem tansmisi dan penerima.

Terminal
Alat yang melayani proses input / output. Contohnya mesin tik, mempunyai keyboard dan printer, digunakan  untuk saluran dengan kecepatan rendah, tidak dapat diprogram dan biasanya tidak mempunyai buffer.

Komputer
Dalam komunikasi data komputer dibutuhkan untuk mengolah data secara cepat dalam sistem real time. Tiga macam penggunaan central komputer:

  • Stand Alone
  • General Purpose Computer.
  • Front End Processor (FEP).

Media Transmisi
Media yang menghubungkan antara pengirim dan penerima informasi data, karena jarak yang jauh, maka data terlebih dahulu diubah menjadi kode / isyarat, dan isyarat inilah yang akan dimanipulasi dengan berbagai macam cara untuk diubah kembali menjadi data.


Media transmisi digunakan pada beberapa peralatan elektronika untuk menghubungkan antara pengirim dan penerima supaya dapat melakukan pertukaran data. Beberapa alat elektronika, seperti telepon, komputer, televisi, dan radio.

Jenis media transmisi:

  • Guided transmission media atau media transmisi terpandu merupakan jaringan yang menggunakan sistem kabel. contohnya twisted pair cable, coaxial cable, fiber optic.
  • Unguided transmission media atau media transmisi tidak terpandu merupakan jaringan yang menggunakan sistem gelombang. contohnya gelombang mikro satelit, inframerah.

Modem
Singkatan dari Modulator – DEModulator, sesuai dengan fungsinya yaitu melakukan modulasi merubah pulsa biner menjadi sinyal analog dan demodulasi. Dalam komunikasi data selalu diperlukan sepasang modem yang masing-masing dipasang di pemancar dan penerima.


Multiplexer
Fungsi multiplex berarti membagi link menjadi bagian yang masing-masing berisikan informasi dari sumber yang terpisah. Peralatannya disebut multiplexer. Jadi multiplexing ialah penggabungan 2 sinyal atau lebih untuk disalurkan ke satu saluran komunikasi.

Concentrator
Terbentuk dari sebuah general purpose mini-computer dengan stored-program atau communication control computer yang dirancang khusus. Berfungsi untuk menampung sinyal dari beberapa sumber dan menyalurkannya melalui saluran komunikasi bila saluran tersebut bebas.

***

Pengertian Keamanan Komputer.

Keamanan komputer adalah suatu cabang teknologi yang memiliki sasaran sebagai perlindungan informasi terhadap pencurian, atau pemeliharaan ketersediaan komputer, serta mengamankan informasi yang berada di dalamnya.

Menurut John D. Howard dalam bukunya “An Analysis of security incidents on the internet” menyatakan bahwa: Keamanan komputer adalah tindakan pencegahan dari serangan pengguna komputer atau pengakses jaringan yang tidak bertanggung jawab.

Sedangkan menurut Gollmann pada tahun 1999 dalam bukunya “Computer Security” menyatakan bahwa: Keamanan komputer adalah berhubungan dengan pencegahan diri dan deteksi terhadap tindakan pengganggu yang tidak dikenali dalam system komputer.

Menurut Garfinkel dan Spafford, ahli dalam computer security, komputer dikatakan aman jika bisa diandalkan dan perangkat lunaknya bekerja sesuai dengan yang diharapkan. Keamanan komputer memiliki 5 tujuan, yaitu:

  • Privacy: sesuatu yang bersifat rahasia (private). Contohnya adalah email atau file-file lain yang tidak boleh dibaca orang lain meskipun oleh administrator.
  • Confidentiality: merupakan data yang diberikan ke pihak lain untuk tujuan khusus tetapi tetap dijaga penyebarannya. Contohnya data yang bersifat pribadi seperti: nama, alamat, nomor telpon dan sebagainya.
  • Integrity: sebuah informasi tidak boleh diubah kecuali oleh pemilik informasi. Contoh penyerangan integritas ketika sebuah email dikirimkan ditengah jalan disadap dan diganti isinya, sehingga email yang sampai ketujuan sudah berubah.
  • Autentication: ini akan dilakukan sewaktu user login dengan menggunakan nama user dan passwordnya. Ini biasanya berhubungan dengan hak akses seseorang, apakah dia pengakses yang sah atau tidak.
  • Availability: aspek ini berkaitan dengan apakah sebuah data tersedia saat dibutuhkan atau diperlukan. Apabila sebuah data atau informasi terlalu ketat pengamanannya akan menyulitkan dalam akses data tersebut.

Ancaman Keamanan Komputer.

Dalam pertukaran informasi di dalam jaringan komputer juga terdapat metode-metode yang dilakukan dalam melakukan penyerangan untuk mendapatkan informasi tersebut. Beberapa metode yang dilakukan diantaranya:

  • Eavesdropping: mendapatkan duplikasi pesan atau informasi tanpa izin.
  • Masquerading: mengirim atau menerima informasi menggunakan identitas lain tanpa izin.
  • Message Tampering: menangkap informasi dan mengubah isinya tanpa izin.
  • Denial of Service: membanjiri saluran pesan yang bertujuan untuk menggagalkan akses.

Jenis-Jenis Ancaman Komputer.

Memang salah satu serangan yang mungkin anda paling takuti adalah virus, namun perlu anda ketahui selain virus ada beberapa serangan atau ancaman yang juga perlu anda waspadai terutama dari internet. Ancaman atau serangan yang bisa terjadi terhadap komputer adalah sebagai berikut:


Virus
Virus dapat menggandakan dirinya melalui email, file-file dokumen dan file program aplikasi. Suatu program dapat disebut sebagai suatu virus apabila memenuhi minimal 5 kriteria berikut:

  • Kemampuan untuk mendapatkan informasi
  • Kemampuan untuk memeriksa suatu file
  • Kemampuan untuk menggandakan diri dan menularkan diri
  • Kemampuan melakukan manipulasi
  • Kemampuan untuk menyembunyikan diri.

Worms
Worm adalah sejenis program yang bisa mengcopy dan mengirim dirinya via jalur komunikasi jaringan Internet. Worm mampu mengirim paket data secara terus menerus ke situs tertentu via jalur koneksi jaringan.

Spam
Spam adalah sejenis komersial email yang menjadi sampah mail. Para spammer dapat mengirim jutaan email via internet untuk kepentingan promosi produk atau info tertentu. Efeknya sangat mengganggu kenyamanan email pengguna dan berpotensi juga membawa virus atau worm atau trojan.

Trojan
Trojan adalah suatu program tersembunyi dalam suatu aplikasi tertentu. Umumnya disembuyikan pada aplikasi tertentu seperti: games software, update program, dan sebagainya. Jika aktif maka program tersebut umumnya akan mengirim paket data via jalur internet ke server atau situs tertentu, atau mencuri data komputer anda dan mengirimkannya ke situs tertentu.

Spyware
Spyware adalah suatu program dengan tujuan menyusupi iklan tertentu (adware) atau mengambil informasi penting di komputer pengguna. Spyware berpotensi menggangu kenyamanan pengguna dan mencuri data-data tertentu di komputer pengguna untuk dikirim ke hacker.

Spoofing
Teknik Spoofing adalah pemalsuan alamat IP attacker sehingga sasaran menganggap alamat IP attacker adalah alamat IP dari host di dalam network bukan dari luar network.

Mencegah Terjadinya Serangan Pada Komputer.

Terdiri dari 4 faktor yang merupakan cara untuk mencegah terjadinya serangan atau kebocoran sistem:

  • Desain sistem
  • Aplikasi yang dipakai
  • Manajemen
  • Manusia (Administrator)

Tips Keamanan Sistem (terhadap virus, trojan, worm, spyware):

  • Gunakan otentifikasi pemakai / user authentification (identifikasi pemakai ketika login).
  • Gunakan software Anti Virus.
  • Gunakan firewall untuk koneksi ke internet.
  • Update software secara berkala.
  • Backup data secara berkala.
  • Jangan download executables file atau dokumen secara langsung dari internet.
  • Jangan membuka semua jenis file yang mencurigakan dari internet.

Sumber gambar:
erdisusanto.com - ancaman keamanan komputer
materi1.lecture.ub.ac.id - transmisi data
cck.co.id - modem
tekno.kompas.com - virus komputer
Klik Disini!

This post have 4 komentar

Add your massage to every single people do comment here!

  1. Waahhh
    Jadi banyak nambah ilmu baru nihh soal perkomputeran dan komunikasi dataaa

    BalasHapus
  2. wah, nambah banyak ilmu nih. Thanks ya!

    BalasHapus
  3. lengkap sekali pembahasan nya mas, saya bacanya sampai dower dalam hati wkwkwk, mirip baca makalah

    BalasHapus
Next article Next Post
Previous article Previous Post

Beli Domain Murah

DomaiNesia