Jasa Vector Murah

Rabu, 24 Oktober 2018

author photo

Saya marah,
Ketika mereka membakar bendera,
Lailahaillallah Muhammadurrasulullah,
Begitu tulisannya.
Namun hati menangis ketika mereka berkata,
"Ini simbol kelompok radikal."

Saya marah,
Ketika mereka mengolok-ngolok,
Sebegitu bencikah? Entah maksudnya apa?
Namun hati menangis ketika mereka tertawa,
"Kalian mabuk agama."

Bukankah Adam bersama Hawa?
Apakah lupa cerita Nabi Luth dan kaumnya?
Atas hak asasi manusia katanya,
Mereka kini kembali merajarela.
Namun hati menangis ketika mereka membela,
"Akankah kita korban selanjutnya?"

Tak adakah sedikit semangat dalam iman?
Atau menunggu datangnya kehancuran?

Memang sudah zamannya.
Ketika akal tak selalu bersama.
Kepercayaan bagai sebuah bara.
Keyakinan dibuat bermacam rupa.

Apa hak anda?
Hati bukan lagi untuk manusia.
Banyak tanda tapi tak sempat membaca.
Jangan bercanda.

Bukankah?
Kebenaran akan tiba.
Setidaknya bila tidak di dunia.
Saat sakaratul telah merenggut nyawa.

your advertise here

This post have 5 komentar

avatar
Beny Oki Sugiarto delete 27 Oktober 2018 14.40

aku kurang paham ttg berita yg terjadi. jarang lliat tv dan berita. akhir2 ini sibuk banget. kerja lembur terus.

ada berita pembakaran bendera yg bikin kontroversi gitu. yah, ini bisa bikin perpecahan di negri ini mas.

Reply
avatar
Asep Kurniawan delete 15 November 2018 05.03

Doakan supaya negeri ini bisa jadi lebih baik #YukBerubah

Reply
avatar
Asep Kurniawan delete 15 November 2018 05.06

Seperti chat cewek yang sedang ngambek kalo gak sedang ada maunya, ada sesuatu yang tersembunyi, yang bikin kaum pria bingung mencari jawabannya, hmmmmmm

Reply

Add your massage to every single people do comment here!
EmoticonEmoticon

Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement

iklan masalien