Jasa Vector Murah

Kamis, 10 Agustus 2017

author photo
skandal anak sma main tiktok di kebun

Katanya sih, ganteng atau bahasa lainnya dari tampan; atau handsome; atau hansamu; atau kasep itu.. merupakan sesuatu hal yang bersifat relatif yang mutlak itu yang jelek. Ehm.. apa benar seperti itu? Tapi oke, sampe disini saya sedikit paham, kalo ganteng itu ialah hak segala cowok.

Menurut wikipedia:

"Dilihat secara konseptual, relatif itu merupakan apa yang tidak dapat didefinisikan tanpa acuan pada sesuatu hal lainnya."

Yap, berarti setiap cowok sah-sah aja mengakui dirinya itu ganteng, karena engga ada acuan pasti, ganteng itu seperti apa? Meskipun orang-orang disekitarnya menganggap bahwa dirinya itu engga ganteng. Jelek. Udik. Ndeso.

Padahal, kata muka jelek, udik dan ndeso harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan *loh.

--- x ---

Lalu, apakah pengakuan terhadap muka yang ganteng mempengaruhi kepribadian cowok tersebut? Ehm.. mungkin ada yang iya, ada juga yang engga. Ya walaupun soal hati mah, hanya dia dan Tuhan yang tahu.

--- x ---

Contohnya saya, sebagai cowok ganteng hasil pengakuan diri sendiri karna orang lain engga ada yang mau mengakui (termasuk mantan saya, dia engga pernah bilang saya ganteng, pas saya tanya kenapa nerima saya, jawabannya bikin saya kesurupan...

"Neng, kenapa mau nerima aku? Kan aku engga ganteng. Engga kaya Chanyeol?" tanya saya.

"Aku nerima kamu tuh, karena kamu itu orangnya bisa bikin aku ketawa," padahal saya orangnya engga lucu, garing malah,

"nyaman kalo diajak curhat,"

"emang sih engga ganteng seperti artis korea, udah gitu gampang diboongin, kurus, item dan nyebelin. Tapi, itu semua yang bikin kamu spesial! Aku suka."

Singkat, tajam dan juga tepat sasaran. Ujung-ujungnya membuat hati bingung antara mau seneng atau nyesek dibilang begitu. Tapi ternyata, jadi spesial aja engga cukup. Pada akhirnya yang pertama ada bakal ketikung sama yang selalu ada. Yang sering ngabarin bakal ketikung sama yang selalu nemenin. Dan..

Oi! Oi! Terus hubungannya itu sama tulisan kali ini, apa ya? Sir-A-sep-Fer-gu-son?

Ya.. engga ada sih. Oh iya, lagi bahas kegantengan saya ya? Kuy lanjutkeun!

--- x ---

Lantas, apakah muka ganteng membuat kepribadian saya jadi ikut-ikutan ganteng juga? Ternyata engga. Malah bikin saya jadi sombong, bikin saya jadi pencitraan mulu dan masih banyak ketidak-gantengan lainnya.

--- x ---

Tapi ada yang bilang juga, kalo kepribadian bisa diliat dari struktur muka, itu fakta atau hoax? Coba kita cocoklogi-kan.

Muka merupakan sebuah takdir, sedangkan kepribadian itu... takdir juga sih, tapi kepribadian mah bisa dibentuk, sedangkan muka...

bisa dibentuk juga ternyata, dengan operasi plastik tentunya.

Eh, tapi kan engga semua orang bisa operasi plastik, lagipula kalo dilakukan tanpa ada alasan yang mendesak atau alasan yang bersifat urgent, dalam islam hukumnya haram.

Jadi hasil cocokloginya.. engga tahu deng hehe.

--- x ---

Beruntunglah, orang yang memiliki wajah ganteng dibarengi dengan kepribadian yang ganteng juga. Udah ganteng, baik, darmawan, suka menolong, rajin menabung. Beuh suami-able pisan.

Tapi jangan heran pula, kalo ada orang memiliki wajah ganteng, eh kepribadiannya begajulan. Ganteng sih, tapi suka memainkan perasaan orang lain, suka main judi, suka mabok-mabokan, suka pake narkoba, suka korupsi. Ya doain aja supaya cepet taubat.

--- x ---

By the way, tulisan ini bukan bermaksud mau rasis tentang muka, bukan. Soalnya apalah arti muka ganteng kalo ternyata masih jomblo-jomblo juga. Tapi tulisan ini sebagai pengingat bahwa :

Sometimes, don't judge a book by it's cover.

Terlebih di media saat ini, ada sebuah pernyataan 'masa wajah kaya gini dibilang tukang ngupil' yang menurut hemat saya, pernyataan tersebut sulit untuk dipercaya gitu aja.

Lah apa korelasinya muka ganteng dengan bukan tukang ngupil? Kalo kenyataannya tukang ngupil, gimana? Ngupil mah ngupil bae, soalnya kan ngupil itu nikmat.

Atau jangan-jangan, pernyataan tersebut untuk menjaga image muka gantengnya? Memakai sebuah topeng untuk membohongi dan melakukan pencitraan semata, iya engga?

Engga tau juga deng hehe.

--- x ---

Ah, lagi-lagi saya nulis tentang hal yang engga jelas dan engga penting. Yaudahlah mau ganteng atau engga. Bagi yang jomblo, yuk tetap bersabar! Meski cewek di Thailand, lebih ganteng dibanding kita (beberapa sih).

Jadi, sudah merasa ganteng hari ini?
your advertise here

This post have 16 komentar

avatar
Fei delete 10 Agustus 2017 23.35

enak diajak curhat, huwakakakakakkaak berarti dia gak beneran cinte sama ente. cuma nyari pendengar

Reply
avatar
Tomi Azami delete 10 Agustus 2017 23.51

gampang diboongin, kurus, item dan nyebelin. ini kaya terhujam bertubi-tubi.
ya ganteng itu relatif, jelek juga relatif sih. bisa dirawat terus jadi mayan agak mendingan

Reply
avatar
Icha Hairunnisa delete 11 Agustus 2017 06.55

SAYA BELUM MERASA GANTENG HARI INI! TOLONG BIMBING SAYA KE JALAN KEGANTENGAN YANG BENAAAAAR!!!!!

Alasannya dari hati bet itu mantan kamu. Ngakak bacanya. Bahahahahaha. Cantik itu katanya juga relatif. Ada juga yang bilang buat percaya dirilah maka akan terlihat cantik. Ada juga yang bilang aku cantik TAPI jangan foto sebelahan sama adekku soalnya kebanting. Bangke emang.

Dan aku sih cukup diakuin sebagai kembaran Emma Stone aja udah lebih cukup sebagai dibilang cantik kok. Gak muluk-muluk kalau mau ngebohongin aku mah. Kita sama berarti. Gampang diboongin. :")

Reply
avatar
Asep Kurniawan delete 11 Agustus 2017 13.19

Oh jadi begitu, tapi gapapalah yang penting sempet memiliki :)

Reply
avatar
Asep Kurniawan delete 11 Agustus 2017 13.20

Hanya perlu modal aja ya, biar agak mendingan. Ehm..

Reply
avatar
Asep Kurniawan delete 11 Agustus 2017 13.29

Jaga air wudhu katanya ka.

Kebanting gimana? Ka icha gendut adiknya langsing gitu? Makanya kebanting? Atau gimana? ._.

Padahal jadi diri sendiri aja cukup kok, biar tak ada kebohongan diantara kita :v

Reply
avatar
Izhar 'KAMPRET' Prazedya delete 12 Agustus 2017 16.30

widih untung wa orangnya gantemng, coba aja nggak. pasti wa nggak bakalan gamteng. Eh tapi yang penting hatinya baik dan nga suka bikin percintaan *eh pencitraan

Reply
avatar
Asep Kurniawan delete 12 Agustus 2017 18.22

Bikin percintaan? Ehm.. Jangan-jangan..

Reply
avatar
Dian Hendrianto delete 12 Agustus 2017 19.00

dari beberapa mahluk di dunia ini, yg bilang gue ganteng baru beberapa biji; emak gue dan temen2 ngerumpinya.

ganteng ialah hak segala cowok (kecuali cowok thailand)

Reply
avatar
Yoga Akbar Sholihin delete 13 Agustus 2017 11.06

Random banget, ya. :))

Kasihan juga sama kalimat "cakep itu relatif, dan jelek itu absolut". Masalahnya, yang betul-betul mutlak jelek kayak gimana? Hmm.

Tapi enak dong jadi pendengar yang baik, tandanya ya si cewek bakalan nyaman terus buat cerita dan percaya sama cowoknya.

Reply
avatar
Asep Kurniawan delete 14 Agustus 2017 07.31

Wah enak, masih dibilang ganteng sama emak, kok saya engga ya? Ehm..

Cowok Thailand cantik (beberapa sih)

Reply
avatar
Asep Kurniawan delete 14 Agustus 2017 07.34

Mungkin kayak saya :D

Iya ya, berarti doi barunya pendengar yang sangat baik tuh..

Reply
avatar
karina rahmania delete 14 Agustus 2017 16.50

saya tidak pernah merasa ganteng. gimana ini ? :D

Reply
avatar
Asep Kurniawan delete 15 Agustus 2017 17.21

Lanjutkan. Biarkan kegantengan dimiliki laki-laki :D

Reply
avatar
Vanisa Desfriani delete 20 Agustus 2017 09.21

setuju nih bang fei.. hehe hanya sebatas teman :)

Reply
avatar
Andie delete 8 September 2017 18.09

mas, masih suka cewek kan mas? kenapa sampe suami-able-an terus dari penulisannya mas pengen punya suami? hahahahha

*kabur ke papua*

Reply

Add your massage to every single people do comment here!
EmoticonEmoticon

Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement

iklan masalien