Sabtu, 08 Juli 2017

author photo

Hai, apa kabar? Yang sekolah bagaimana liburannya? Yang kuliah bagaimana kuliahnya? Yang kerja bagaimana THR-nya? Udah abis uangnya belom? Om THR dong om. Eh tapi ada satu lagi yang belom disebut, yaitu jomblo. Yang jomblo bagaimana jodohnya? Udah keliatan belom? Hahaha... Engga kerasa ya udah bulan juli 2017 aja, sebentar lagi tahun 2018. Ketika semua kembali ke aktivitas mainstream masing-masing dan waktu terus melesat tanpa disadari.

Dan di sini gua mau cerita tentang.. tentang apa ya? Cerita tentang sesuatu keluhan, tapi engga boleh keliatan seperti keluhan, nah loh gimana dah tuh? Ingin mengungkapkan perasaan gundah di hati, tapi engga pandai mengekspresikan diri. Mungkin gua butuh asupan permen milkita susu kali ya *loh apa hubungannya? Ehm.. terus bagaimana caranya ya?

Untung gua masih inget sebuah tulisan dari seorang penulis bernama TERE LIYE (ini bukan sejenis bahasa ilmiah dalam biologis ya) kalo ada yang belum tau siapa dia, bisa dicari di google. Penulis yang aktif main facebook ini, sering menulis status dengan tulisan yang mampu mengajak pembacanya untuk berpikir, yang tak sesekali saat ending tulisannya membuat gua merasa; "Kok tulisan ini gua banget ya?"

Salah satunya tulisan di bawah ini, yang gua copas dari halaman fanspage facebooknya. Meskipun tak mewakili semua perasaan di hati saat ini, tapi seengganya, sedikit banyak menutupi segala kegundahan, sehingga gua engga keliatan curhat atau ngeluh-ngeluh bangetlah. Mau tau? Mau tau? Tulisannya seperti ini:

"Proklamasi, kami, bangsa... " Eh, bukanlah. Itu mah teks proklamasi, nah yang bener tuh seperti ini:

--- x ---

"Dalam banyak situasi, kadang, menghibur diri sendiri itu tidak mudah.

Saat gagal tes masuk sekolah yang dicita-citakan, sudah mati-matian belajar, sudah berusaha habis-habisan, tapi mau dibilang apa, nama kita tidak ada di koran pengumuman. Mata jadi basah, kecewa dan sedih. Ingat orang tua yang berharap banyak. Ingat teman-teman yang lulus dan bersuka-cita. Dalam situasi ini, menghibur diri sendiri tidak selalu mudah. Berat sekali membujuk hati, bilang, "Hei, masih ada kesempatan lainnya." "Hei, dunia belum kiamat, loh. Masih ada sekolah lain. Masih ada tahun depan." Dan ribuan kalimat penghibur lainnya--yang tetap tidak mencegah bulir air mata kita tumpah. Omong-kosong semua kalimat-kalimat motivasi itu. Terisak menangis.

Saat mendapatkan nilai-nilai jelek, saat kenyataan tidak sesuai harapan, ketika disakiti, ketika menginginkan sesuatu dan tidak tercapai, saat kehilangan sesuatu yang disayangi, ditinggalkan pergi, hampir setiap hari hidup kita memiliki masalah, satu-dua serius sekali, namanya juga hidup, maka di titik-titik inilah, kita butuh kalimat yang menguatkan hati. Motivasi yang menegakkan kaki. Dan mungkin benih harapan-harapan baru yang akan membuat tersenyum. Tapi itu kadang tidak mudah. Susah payah. Karena memang, sejatinya, menghibur diri sendiri tidak selalu mudah.

Oleh karena itu, itulah guna-gunanya buku-buku yang baik. Saat kita kehabisan pegangan, baca buku-buku tersebut. Tidak mengapa membacanya dalam kondisi paling sedih, karena biasanya, justeru kalimatnya akan lebih meresap, nasehatnya akan lebih terasa. Milikilah buku-buku terbaik yang kalian anggap bisa menjadi penghiburan, yang setelah membacanya, perasaan akan lebih lega.

Jika tidak suka membaca buku, juga ada pilihan lain. Film-film. Ada banyak film legendaris, yang bukan saja ceritanya menghibur dan menyenangkan, tapi juga menginspirasi, membuat kita merasa ada nyala api baru di dalam dada. Tidak mengapa menontonnya sambil tersedu, saat menontonnya, berbisik dalam hati, cerita film ini kenapa mirip kondisi saya. Tidak mengapa, dia tetap penghiburan terbaik.

Bagaimana kalau tidak suka buku, pun tidak suka film? Cari hal lain. Mungkin ada kawan lama yang suka mengoleksi kaset ceramah Zainuddin MZ (diantara kalian pasti ada yang kenal dai kondang ini), saat dia bete, dia putarlah itu ceramah lawas. Sambil tiduran, menatap seekor cicak di plafon kamar. Habis kasetnya, dia akan menghembuskan nafas panjang. Atau mungkin putarlah lagu-lagu terbaik dari penyanyi-penyanyi hebat. Dengan lirik lagu yang entah kenapa gue banget. Saat sedang kecewa, putarlah itu lagu, saat gagal, putarlah juga itu lagu, aduh, terasa menusuk ke dalam hati. Inilah hidupku. Akan kulewati. Selesai lagu itu diputar, kita bisa tersenyum meski tipis. Atau ambil buku mewarnai, kemudian tenggelam asyik mewarnai. Atau blogwalking, membaca blog2 di internet. Ada banyak sekali pilihan penghiburan.

Hidup ini memang tidak selalu berjalan sesuai mau kita, karena sopir sesungguhnya kehidupan bukan kita. Kadang kita bertemu jalan berbelok curam, lantas terpelanting jatuh. Kadang bertemu lembah dalam, terlempar jauh. Ayo bangkit, kawan, kita tetap harus melanjutkan perjalanan, semoga di depan jalanan landai dan mulus.

Ingatlah baik-baik: Dalam banyak situasi, kadang, menghibur diri sendiri itu tidak mudah. Itu betul sekali. Tapi bukan berarti mustahil untuk dilakukan."

--- x ---

Kurang lebih seperti itu, tulisan yang membuat gua berpikir, ah iya gua kayanya butuh hiburan. Clubbing? Bukan. Karaoke? Bukan. Mall? Bioskop? Pantai? Gunung? Bukan. Gua butuh hiburan, hiburan terbaik yang dibutuhkan saat ini adalah mendekatkan diri dan percaya akan takdir Allah, iya pokoknya ke Allah dah. Mungkin semua yang terjadi saat ini juga sebagai teguran, kapan deketin Allah lagi? Sombong amat jauh-jauh dari Allah :(

Udah tampang pas-pasan, harta cuma cukup buat makan, bukan keturunan bangsawan, eh jauh juga dari Allah? Keterlaluan! Dunia engga dapet moso akhirat juga dilupakan? Wes lah ndok, rausah liat kanan kiri dulu, liat diri sendiri aja dulu. Setiap orang memiliki nasibnya masing-masing, jangankan dengan orang yang baru muncul di kehidupan kita, dengan keluarga wae, berbeda pandangan itu adalah hal yang wajar.

Lantas memang harus lebih banyak bersabar dan terus memperbaiki diri sendiri kali ya? Dan intinya gua itu.. oh iya jangan sampai keliatan banyak mengeluh ya.
Klik Disini

This post have 0 komentar

Add your massage to every single people do comment here!

Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement

iklan masalien